BUAT WEBSITE SENDIRI!BELAJAR MEMBUAT WEBSITE SENDIRI! KLIK DI SINI

Begini Sejarah Uighur China Yang Sebenarnya | Fakta Terbaru Uighur China

sejarah-uighur-china

Bagaimana Awal Sejarah Uighur China Dimulai?

PERHATIAN! Artikel ini berisi tentang sejarah yang ditulis berdasarkan refrensi dari sumber yang sudah ada sejak lama, tidak ada unsur “sara” atau memihak kepada siapapun yang bersangkutan dengan isi konten ini. Bagi anda yang berpandangan minim mungkin tidak akan melanjutkan untuk membaca konten ini.

Mesut Ozil, Siapa yang tidak tahu pemain sepak bola asal Turkey yang membela timnas Jerman di Piala Dunia 2014 dan berhasil memperoleh juara. Baru-baru ini pemain yang sedang merumput dengan tim asal Liga Inggris; Arsenal menjadi perbincangan panas, bukan karena sepakbola melainkan karena salah satu tulisannya di media sosial tentang Uighur China.

  • Mesut Ozil

sejarah-uighur-china

Sejarah Uighur China | Mesut Ozil

Dikarenakan tulisannya yang mengkritik China, Ozil samapai dihapus di berbagai tayangan iklan, produk dan juga karakter pemain pada Game Esports sepakbola seperti PES dan FIFA.

“Saya hanya dihapus dari game yang dibuat oleh manusia”, tulis ozil menanggapi berita mengani dirinya dihapus dari game esports Sepak Bola di China.

“Saya tidak tahu apakah Tuan Ozil sendiri sudah pergi ke Xinjiang. Tetapi tampaknya ia telah ditipu oleh berita palsu, dan bahwa penilaiannya dipengaruhi oleh pernyataan yang tidak benar,” kata Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Geng Shuang.

“Jika Tuan Ozil memiliki kesempatan, kami akan senang melihatnya pergi ke Xinjiang dan melihat-lihat,” lanjutnya, sebagaimana dikutip dari AFP.

“Selama dia memiliki akal sehat, dapat membuat perbedaan yang jelas antara benar dan salah, dan menegakkan prinsip-prinsip objektivitas dan keadilan, dia akan melihat Xinjiang yang berbeda.”

Mengapa Ozil mengkritik? dan alasanya adalah karena Ozil berpihak kepada Mulsim Uighur, lalu siapa etnis Uighur itu?

Siapa Itu Etnis Uighur?

Suku Uighur atau Etnis Uygur, Uigur, Uyghur adalah salah satu suku minoritas resmi di Republik Rakyat Tiongkok. Suku ini merupakan keturunan dari suku kuno Huihe yang tersebar di Asia Tengah, menuturkan bahasa Uighur dan memeluk agama Islam.

sejarah-uighur-china
Sejarah Uighur China | Etnis Uighur

Kaum minoritas Uighur ini tersebar di Daerah Otonomi Xinjiang, Uighur, sementara sebagian kecil tinggal di Provinsi Hunan dan Henan. Populasi Uighur sekitar 7,2 juta, sebagaimana dijelaskan dalam buku berjudul ‘ISLAM IN CHINA: Mengenal Islam di Negeri Leluhur’ karya Mi Shoujiang.

Jika dibandingkan dengan jumlah rakyat China yang berkisar 1.4 milyar jiwa, etnis Uighur sangatlah sedikit dan beberapa kaum Muslim Uighur pun sudah banyak yang di anut oleh etnis-etnis asli Tionghoa/China. Muslim yang hidup di negara China memang tidak semuanya ber etnis Uighur melainkan adapula yang datang dari daerah timur tengah dan Asia Tenggara.

Bagaimana Sejarah Uighur China dimulai dan bagaimana bisa terjadi Viral seperti saat sekarang ini? mungkin jika permasalahan HAM yang diberitakan tidak kunjung selsai maka akan berlarut-larut hingga waktu yang tidak dapat dipastikan akhirnya.

  • Isu Pelanggaran HAM

Pemertintah China sudah menolak keras atas tuduhan Pelanggaran HAM dan tidankan diskriminasi terhadap etnis Uighur China. Hal ini memicu sekitar 30 Negara anggota PBB mengecam perksekusi China terhadap etnis Uighur.

Tudingan pada China pelanggaran HAM dan Diksriminasi terhadap etnis Uighur semakin kentara ketika sebuah media as The New York Times melaporkan dokumen yang bocor soal kamp penahanan etnis ini. Dalam dokumen itu disebutkan bahwa Presiden China Xi Jinping memerintahkan para pejabat untuk bertindak tanpa belas kasihan terhadap separatisme dan ekstremisme warga Uighur dan minoritas Muslim.

Seperti dilaporkan The New York Times, dokumen itu memiliki tebal 403 halaman. Terdapat naskah pidato yang sebelumnya tidak dipublikasikan oleh Xi, serta arahan dan laporan tentang pengawasan dan pengendalian populasi Uighur.

sejarah-uighur-china
Sejarah Uighur China | Etnis Uighur

“Dalam pidato tahun 2014 kepada para pejabat yang dibuat setelah gerilyawan dari minoritas Uighur menewaskan 31 orang di sebuah stasiun kereta di China barat daya, Xi menyerukan agar dilakukan perjuangan melawan terorisme, infiltrasi dan separatisme secara habis-habisan menggunakan organ kediktatoran dan tanpa belas kasihan,” tulis Times menjelaskan isi pidato Xi, seperti dikutip kembali oleh AFP.

“Dokumen-dokumen itu dibocorkan oleh anggota yang tidak disebutkan namanya dalam pendirian politik China, yang menyatakan harapan bahwa pengungkapan itu akan mencegah para petinggi, termasuk Xi, lolos dari hukuman karena melakukan penahanan massal.”

Awal Sejarah Uighur China

Dari beberapa sumber sejarah Islam masuk ke negeri China pada masa Khalifah Ustman Bin Affan Radhiallahu’anhu, sahabat nabi yang menjadi penerus Kekhalifahan arab pada masa itu membawa Islam hingga negeri China melalui perjalanan Dagang dan Dakwah.

Menurut sejarawan lintas perdagangan antara Pemerintah Islam Arab dengan China sudah terjalin sejak lama sebelum era Islam menyebar dan berkembang luas di dunia.

Jalur perdagangan ini ada yang melewati laut da juga yang melalui jalur darat atau yang dikenal dengan jalur Sutera. Beberapa pedagang arab sudah ada yang menetap di beberapa kota bandar dagang China seperti Kanton, Chang Chow dan Chuan Chow.

Ilustrasi
Sejarah Uighur China | Ilustrasi

Meski ada yang berpendapat bahwa Islam sudah masuk ke Kanton sejak Zaman Nabi Muhamad Salallahu Alaihi Wasssallam tetapi hubungan resmi antara pemerintah Islam dengan China terjadi pada era khalifah Ustman Bin Affan Radhiallahu’anhu.

Sahabat Ustman Bin Affan mengirim delegasi pad dinasi Tang sekitar tahun 618-905, hal ini tercatat dalam sejarah resmi (Annals) Dinasti Tang.

Sejak saat itu terjalin hubungan diplomatik yang baik antara pemerintah Islam era Ustman Ibn Affan Radhiallahu’amhu dengan dinasti Tang. Catatan resmi dinasti tersebut menyebut adanya 37 utusan diplomatik antara dua belah pihak.

  • Bantuan Militer Muslim

Pada tahun 755M salah satu kasir China lengser karena adanya pemberontakan di dalam pemerintahannya, kemudian pemerintah Islam memberikan bantuan militer Muslim yang dikirim dari Asia Tengah. Berkat bantuannya maka dinasti tersebut mendapatkan kembali kedaulatannya dan mengalahkan pemberontak itu.

Sebagai balasan dan tanda terima kasih kaisar kepada pemerintah Islam kala itu, Kaisar memberikan hadiah beruap distrik yang boleh di tempati atau ditinggali oleh kaum Muslimin kala itu. Distrik yang ditinggali ad di daerah dinasti Tang dan Kaisar memperbolehkan warga Muslim menikah dengah perempuan China di Distrik tersebut.

Pembahasan sejarah Uighur China ini akan panjang, masih mau lanjut membaca-nya?

  • Utusan Delegasi

Pada masa dinasti Umayyah telah mengirim sebanyak 16 delegasi ke negeri China, hal ini menjadikan hubungan diplomatik antar kedua belah pihak semakin baik dan kuat. Sedangkan pada era pemerintahan dinasti Abasiyah mengirimkan sebanyak 12 utusan yang dikirim ke negeri China.

Oleh karena itu ketika zaman atau era Dinasti Yuan terdapat banyak Muslimin yang masuk kedalam Kemiliteran yang dilatih oleh pemerintah China. Diantarnya kaum Muslimin Turkestan dan Transoxania, bahkan mereka memliki jabatan penting di dalam tubuh kerajaan China ketika itu.

  • Pemimpin Dari Kaum Muslimin

Menurut ahli sejarah menjelaskan bahwa ada 12 Propinsi di China dan 8 diantaranya dipimpin oleh kaum Muslimin, diantarnya yang dikenal adalah Saidianchi Zhansiding Wumar (Sayyid Ajjal Syamsudin Umar). Prestasi yang telah diukir olehnya sangat banyak, seperti menjadi komandan Militer, lalu menjadi Hakim di wilayah Beijing, kemudian beliau menjadi Walikota Beijing.

Ilustrasi
Sejarah Uighur China | Ilustrasi

Berkat prestasinya memimpin kota Beijing, beliau diangkat menjadi Penasihat dan Pengarah Politik di Istana Kublai Khan. Karir politiknya kala itu semakin menanjak dan sehingga menjadi Gubernur Propinsi Sinchuan, lalu menjadi Gubernur Propinsi Yunnan. Dimasa pemerintahannya beliau selalu membangun banyak Masjid di daerah di mana beliau memerintah. Hal ini membuktikan bahwa pada kala itu Islam diterima dengan baik dan berkembang pesat.

Selain membangun Masjid beliau juga membangun Madrasah-madrasah untuk pendidikan Agama Islam di setiap daerah yang Ia pimpin, sementara Masjid di zaman sekarang adalah Masjid yang dibangun di masa Mongol. Sebab itulah Islam lebih eksis dan menonjol di China kala itu, baik dari segi material, intelektual yang dibalut oleh kesitimewaan kepribadian mereka.

Sampai di sini masih sanggup melanjutkan pembahasan Sejarah Uighur China?

  • Pergantian Dinasti

Pada tahun 1368-1644M dinati Yuan telah berhasil disingkirkan oleh Dinasti Ming ketika periode Toghan Temur dan berhasil memasuki wilayah Beijing. Tidak hanya itu dinsti Ming juga memanfaatkan perpecahan yang teradi di dalam tubuh bangsa Mongol sehingga mereka dapat memperluas daerah kekuasaannya atas mongolia, Turkestan Timur dan Uighur (Gansu).

Tidak banyak perubahan yang terjadi pada kaum Muslimin di masa Dinasti Ming, justru semakin menonjol dan bereprestrasi. Kemudian di era dinasti Qing (Manchu) tahun 1644-1912 tidak ada perubahan masih sama dengan era sebelummnya yaitu umat Muslim masih menonjol dan berperan penting.

  • Awal Sejarah Uighur China Berseteru

Keprbidain yang baik menjadi tolak ukur mereka dalam bermasyarakat sehingga saling menghormati diantara etnis apapun yang ada ketika itu. Terlenih lagih kaum Muslim dikenal tidak akan tunduk kepada siapa saja yang menyelesihi Agama mereka.

Hal ini membuat kaisar Manchu kawatir dan lebih sentiment melihat peagwai-pegawai China karena Muslimin memiliki nilai Plus dimata Pemerintahan, baik jabatan maupun sarana dan prasarana yang tidak mereka miliki. Akibatnya terjadilah hasutan-hasutan buruk yang menimbulkan gejolak antara kerajaan Manchu dengan Muslimin, kemudian berakibat terjadinya pemberontakan-pemberontakan yang mengakibatkan banyaknya kaum Muslimin yang menjadi korban.

Dinasti ini pun mulai goyah ketika mulai dibukanya hubungan dengan negeri-negeri dari barat pada awal abad ke 17. Akibatnya membuat dinasti ini hancur dengan sendirinya karena banyaknya pemberontakan anti Manchu, salah satunya yag paling menonjol yaitu Sun Yatsen.

Sun Yat Sen
Sejarah Uighur China | Sun YatSen

Sun Yatsen dinobatkan sebagai Bapak Tiongok Moderen dan awl berdirinya Negara Republik Rajyat China. Sekitar kurang lebih tahun 1912 hingga tahun 1949 Komnunis menjatuhkan pemerintahan Sun Yatsen, akibatnya pemerintahn tersebut berpindah ke kepalaun Taiwan.

  • Dukungan Kaum Muslim

Mayoritas kaum Muslimin kala itu mendukung berdirinya Pemerintahan Republik agar mereka bisa lepas dari penindasan dinasti Manchu. Oleh karean itu kita dapati bahwa Bendera pertama dari negara ini memiliki 5 warna berbeda, diantarnya Merah, Kuning, Biru, Putih dan Hitam.

Arti dari kelima warna bendera ini adalah mempelopori 5 Golongan yaitu Orang China, Orang Manchu, Orang Mongol, Kaum Muslimin (Huei) dan Orang Tibet. Representasi warna Putih adalah KAum Muslimin, di masa Republik kaum Muslimin hifup lebih tenang jiak dibandingkan di masa Manchu.

Banyak lembaga-lembaga Islam didirikan dengan mudah dan tersebar luas di wilayah-wilayah negara, peran besar dalam membuat tempat pengajaran Islam bagi kaum Muslimin dan menyelenggarakan amal sosial. Serta menjalin hubungan antar negara Islam dari Asia, Afrika maupun Eropa. Kondisi tenang ini tidak dirasakan oleh Turkestan Timur.

Sejarah Uighur China | Bendera RRT

Dari sini dmulai Sejarah Uighur China yang kini sedang di perbincangkan Dunia mengenai Diskriminasi dan pelanggaran HAM. Agar lebih jelasnya kita bahas dibawah ini dengan pemahaman yang luas dan jangan mudah mengambil kesimpulan yang tidak berdasar.

  • Turkestan Timur

Awal mula masuknya Islam ke daerah Turkestan Timur ialah ketika Sahabat Qutaibah Bin Muslim Rahimullah memperluas daerah yang ditaklukanya hingga kawasan terjauh di sejarah Umat Islam. Salah satunya adalah Turkestan Timur dan memasuki kota Kashgar pada tahun 96H.

Kawasan Turkistan meliputi sejumlah negara termasuk: Rusia (Tatarstan dan bagian dari Siberia), Mongolia, Cina otonom provinsi Xinjiang (juga dikenal sebagai Turkistan Timur atau Cina Turkistan), Kazakhstan, Turkmenistan, Tajikistan, Uzbekistan, Kyrgyzstan, dan bagian dari Afghanistan.

Turkistan Timur didiami oleh orang-orang Muslim yang berasal dari Tukri, baik dari suku Kazakh, Kirgyz, Uzbek, Tajik, Mongol dan Tartar. Selain itu daerah ini juga banyak di huni oleh etnis Uighur dimana mereka menganut Agama Islam memakain bahasa Uighur yaitu salah satu cabang dari bahasa Turki dan menggunakan huruf Arab.

Salah satu kota yang Vital dan terpenting yaitu kota Kashgar yang mayoritas penduduknya dalah etnis Uighur. Sedangkan salah satu icon besar dari kota in adalah Masjid Id Kah yang merupaka Masjid bersejarah dan dibangun padatahun 1441H.

Masjid Id Kah
Sejarah Uighur China | Masjid Id Kah

Kawasan Turkestan Timur ini sangat berpengaruh dalam sejarah perkembangan Islam, dimana banyak penduduknya yang menganut Agama Islam dan menyebarkannya di kawasan-kawasan China. Sejarah Uighur China terbelah bermula dari Bangsa Mongol mulai menjajah daerah ini, sehingga terjadi kelemahan yang sangat parah di berbagai penjuru negeri. Akibatnya terjadi perpecahan yang menyebabkan timbul kembalinya kerajaan-kerajaan yang kelak tumbuh suatu Kerajaan ere Dinasti Mancu yang dengan mudah menajajh mereka di masa mendatang.

  • Perubahan Nama

Pada tahun 1876-1884M bangsa mongol memberi nama baru untuk kota itu dengan sebutan Xinjiang yang artinya Propinsi baru. Berdarakan hal ini juga China mengklaim bahwa wilayah Uighur atau Turkestan Timur adalah memang tanah miliknya, mengingat ketika masa Dinasti Han pernah menginjakan kakinya di wilayah ini.

Wilayah ini termasuk kedalam jalur perdagangan darat atau Jalur Sutera, dan juga masuk kedalam wilayah-wilayah penyebaran Agama-agama. Kemudian mereka mengklaim bawha kerajaan  Turk pernah memberikan hadiah-hadiah kepada kerajaan China yang mereka anggap sebagai Pajak.

Sejarwan kontemporer meneliti mengenai ini, bahwa segala apapun yang pemerintah China keluarkan atau berikan ke luar negeri mereka anggap Hadiah, dan sebliknya jika mereka menerima hadiah dari luar negeri itu dianggap sebagai pajak tinggal di negerinya. tidak adil? iya … karena hal ini menunjukan betapa egoisnya mereka kala itu.

Kemudian pasca terjadinya peperangan Talas pada tahun 751M China pun menginggalkan Turkestan Timur hingga 1000 tahun kedepan.

  • Sejarah Uighur China

Banyak terjadi gejolak dan perpecahan di kawasan Turkestan Timur dan Gansu, yang paling terkenal dalam sejarah adalah Pemberontakan Yaqub Beq yang dimulai pada awal abad 19. Pada era nya memimpin, Turkestan Timur dan Gansu berhasil memukul mundur China dan berhasil memerdekakan Diri dari pemerintah China kala itu. Dengan Nama Republik Turkestan Timur selama 13 tahun.

Pada Saat itu juga Gansu pun bangit dan ikut melawan namun tidka mendapat dukungan dari Turkestan Timur, meskipun seharusnya mereka dibantu. Akibatnya China bisa menaklukan Gansu dengan mudah,  dan memfokuskan untuk menguasai kembali Turkestan Timur hingga tahun 1291 H mereka menguasi kembali dan disaat itu Yaqub Beq wafat.

Pada masa pemerintahan Republik China, Turkestan Timur diperintah oleh Masud Beq yang sangat dzalim. Alhasil rakyat Turkestan Timur meminta kepada Republik China untuk menyelsaikan msalah tersebut di kantornya. Kemudian pemerintah China mengecam Masud Beq atas apa yang telah ia perbuat kepada rakyat Turkestan Timur. Kemudian Masud Beq berpura-pura mentaati aturan dari pemerintah Republik China, alih-alih berubah menjadi baik, justru ia semakin kejam dan dzalim.

Akibatnya terjadi pemberontakan besar yang dilakukan oleh Turkestan Timur dan berusha untuk menggulingkannya, Mereka memilih Timur Beq sebagai Panglima Revolusi. Kemudian pemerintah China mengirimkan pasukannya untuk menawarkan perdamaian dan menghentikan Revolusi itu, dengan syarat Timur Beq keluar dari wilayah itu sehingga terjadi kesepakatan dan kondisi menjadi tenang.

Ilustrasi
Sejarah Uighur China | Ilustrasi

Namun kedamaian ini tidak bertahan lama dikarenakan intervensi pemerintah, oleh karena itu dalam sejarah menjelaskan terjadi beberapa perlawanan dan sempat memerdekakan diri. Pada tahu 1933m kaum Muslimin mendeklarasikan berdirinya RTT/Republik Turkestan Timur (Republik Uyghurstan) dan beribukota di Kasghar.

Kemudian mereka menunjuk Hoja Niyaz sebagai Presiden dan Sabit Abdulbaki sebagai perdana menterinya, tapi sayang mereka tidak bertahan samapai satu tahunpun. Republik baru ini digempur habis oleh dua kekuatan China-Rusia dan kaum Muslimin kalah sehingga banyak korban nyawa melayang.

Selanjutnya pada tahun 1944 kaum Muslimin kembali mendeklarasikan kemerdekaannya bangsanya, Republik Turkerstan Timur dengan presiden bernama Alihan Tore. Namu, Rusia yang begitu enggan melihat berdirinya negara Islam yang bersanding dengan kekuasaan mereka di Asia Tengah. Maka akhirnya Rusia memberikan bantuan Militer kepada China untuk menghabisi kaum Muslimin yang ada di Turkestan Timur.

Ketika Republik Pemerintahan China Jatuh karena terjadinya perang saudara, yang dipimpin oeh Mao Zedong yang merupakan pimpinan Komunis akhirnya pada tahun 1949 China dikuasai oleh komunis. Imbasnya Turkestan Timur di jajah oleh pemerintahan komunis Mao Zedong, Meski demikian Masyarakat Muslimin di Turkestan Timur tidak pernah Menyerah untuk Merdeka, Hingga saat ini….

Kesimpulan

Apa yang kita dapat dari pembahsan sejarah uighur china ini? kita mengetahui bagaima kisah sejarah sesungguhnya yang terjadi bagaimana Islam masuk ke China dan hubungan baik yang terjalin dari masa ke masa. Perubahan terjadi hanya karena kesombongan dan ke egoisan oleh pihak atau golongan tertentu yang berusha mengusai seluruh wilayah China. Hingga detik ini pemberitaan mengenai penindasan dan pelanggaran HAM masih menggema di media berita dunia, jika saja mereka megathui sejarah dan asal usul bagaimana ini semua bisa terjadi, mungkin jalan tengah bisa diambil agar saling menguntungkan. Semoga Etnis Uighur disana mendapatkan kemerdekaan seperti apa yang mereka harapkan, dan semoga pemerintah China segera merubah kebijakan untuk memberikan kebebasan beragama dan bernegara bagi bangsa Uighur.

Sekian pembahasan mengenai Sejarah Uighur yang menurut saya cukup panjang dan melelahkan menulisnya, semoga dari lelah ini menjadi lilah dan bermanfaat untuk kita semua, akhir kata terima kasih sudah membaca dan jangan lupa share artikel ini.

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *